0
Dikirim pada 21 Oktober 2010 di Renungan

Jika kepala ini penat memikirkn dunia, maka berwudlulah. Jika tangan ini lelah menggapai cita2 maka bertakbirlah. Jika raga ini tak kuat menopang hidup, maka bersujudlah. Agar tunduk disaat yang lain angkuh. Agar tegar disaat yang lain terlempar.

Hati adalah sepotoNg daging yg jk ia berSiH mk yg lainnya akan bersiH. Tapi jiKa ia kotor maka yg lain ’a ikuT kotor.

Hati . . . 1 kata yg terdiri dari 4 huruf, 1kata yg amat singkat akn tetapi menyimpan sejuTa gejala gejala yg amat sulit di tafsirkan. Kadang ia sepi, sediH, gundah, resah, senang, kadang pula ia sakit yg teramat sakit hingGa merangsang air mata untUk menetes..

Jagalah hati agar kita tetap tenang dan tentram. Ana punya beberapa tips untuk ketenangan hati, yaitU:
1. Bacalah asmaul husna sesudah shalat fardhu minimal 1x.
2. Biasakan bibir dan hati ini beristighfar pada-NYA
3. Baca Al-Qur’an, pahami artinya dan terapkan dalam kehidupan kita.
4. Berilah salam kepada sesama muslim.
5. Tampakkan wajah yg ceria
6. Slalu berpikirn positif
7. Slalu optimis dalam sgala hal
8. Awali kegiatan kita dg baCaAn bAsmallah dan akhiri dg hamdallah.
9. Hilangkan rasa dEndam yg berSemayam dalam hati
10. Jadikan akal sebAgai pengendali hawa nafsu. Agar kita tdk di perbudak oleh hawa nafsu.

 



Dikirim pada 21 Oktober 2010 di Renungan
comments powered by Disqus


connect with ABATASA