0


Jika kepala ini penat memikirkn dunia, maka berwudlulah. Jika tangan ini lelah menggapai cita2 maka bertakbirlah. Jika raga ini tak kuat menopang hidup, maka bersujudlah. Agar tunduk disaat yang lain angkuh. Agar tegar disaat yang lain terlempar.

Hati adalah sepotoNg daging yg jk ia berSiH mk yg lainnya akan bersiH. Tapi jiKa ia kotor maka yg lain ’a ikuT kotor.

Hati . . . 1 kata yg terdiri dari 4 huruf, 1kata yg amat singkat akn tetapi menyimpan sejuTa gejala gejala yg amat sulit di tafsirkan. Kadang ia sepi, sediH, gundah, resah, senang, kadang pula ia sakit yg teramat sakit hingGa merangsang air mata untUk menetes..

Jagalah hati agar kita tetap tenang dan tentram. Ana punya beberapa tips untuk ketenangan hati, yaitU:
1. Bacalah asmaul husna sesudah shalat fardhu minimal 1x.
2. Biasakan bibir dan hati ini beristighfar pada-NYA
3. Baca Al-Qur’an, pahami artinya dan terapkan dalam kehidupan kita.
4. Berilah salam kepada sesama muslim.
5. Tampakkan wajah yg ceria
6. Slalu berpikirn positif
7. Slalu optimis dalam sgala hal
8. Awali kegiatan kita dg baCaAn bAsmallah dan akhiri dg hamdallah.
9. Hilangkan rasa dEndam yg berSemayam dalam hati
10. Jadikan akal sebAgai pengendali hawa nafsu. Agar kita tdk di perbudak oleh hawa nafsu.


Dikirim pada 21 Oktober 2010 di Renungan



INILAH.COM, Jakarta - PKS disebut-sebut memiliki tujuan untuk memformalisasi Islam dalam bentuk negara dan aplikasi syari’ah sebagai hukum positif (Khilafah Islamiyah). Akibatnya, PP Pemuda Muhammadiyah mengkhawatirkan gerakan yang dilakukan PKS.



"Dari kalangan Islam yang cenderung pluralis seperti Muhammadiyah, memang agak khawatir dengan gerakan PKS yang seperti itu. Karena pimpinan PKS itu masih berideologi Ikhwanul Muslimin," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Izzul Muslimin kepada INILAH.COM di Jakarta, Rabu (8/4).



Dalam buku bertajuk "Ilusi Negara Islam: Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia", PKS disebutkan lahir dari gerakan tarbiyah yang menganut gerakan Ikhwanul Muslimin. Tujuan gerakan itu, adalah formalisasi Islam dalam bentuk negara dan aplikasi syari’ah sebagai hukum positif (Khilafah Islamiyah).



Menurut Izzul, kalangan Islam pluralis di Indonesia juga tengah menunggu apakah sikap PKS yang saat ini cenderung ke tengah itu sekedar kamuflase untuk meraih kekuasaan atau memang akan menjadi partai yang lebih terbuka. Bila hanya kamuflase, ia menilai, PKS akan sulit berkembang di Indonesia.



"PKS itu saat ini menjadi salah satu model partai yang menurut saya polanya sama seperti yang dikembangkan di Turki sepeti Hamas. Mereka menggunakan politik sebagai salah satu pendekatan utama untuk menyebarkan Islam. Dengan pola yang berkembang di Indonesia, PKS tidak bisa melakukan penipuan politik dari kanan ke tengah dan ke kanan lagi. Dia akan menghadapi pertentangan dari orang banyak dan ditinggalakn pemilihnya kalau seperti itu," tuturnya.



Terkait dengan terbitkan SKPP Nomor 149/Kep/I.0/B/2006 untuk menyelamatkan Muhammadiyah dari infiltrasi partai politik seperti PKS, Izzul menjelaskan bahwa sebenranya SKPP itu berlaku bagi semua parpol bukan hanya PKS saja. "PKS itu hanya jadi contoh. Intinya tentang konsolidasi organisasi, terkait dengan konsolidasi itu PP Muhammadiyah meminta untuk tidak mencampuradukan kepentingan dakwah sebagai kegiatan politik, salah stunya adalah PKS," terangnya.



Dalam buku setebal 321 halaman itu menuliskan, gerakan Ikhwanul Muslimin yang didirkan oleh Hasan al-Banna di Mesir, hadir di Indonesia pada awalnya melalui lembaga-lembaga dakwah kampus yang kemudian menjadi Gerakan Tarbiyah. Kelompok inilah yang kemudian melahirkan PKS. Tujuan dari gerakan itu adalah formalisasi Islam dalam bentuk negara dan aplikasi syari’ah sebagai hukum positif atau Khilafah Islamiyah (hal 78).



Buku setebal 321 halaman ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan selama 2 tahun terakhir. Sederet nama beken yang tercantum dalam buku ini antara lain Abdurrahman ’Gus Dur’ Wahid, Syafii Maarif dan Mustofa Bisri.


Dikirim pada 20 Oktober 2010 di Renungan


Kemarin (16 September 2010), alhamdulillah diberi kesempatan untuk nonton film Sang Pencerah. Awalnya tertarik untuk menonton film ini hanya dari status seorang teman yang bilang bahwa film ini bagus. Secara, saya sendiri terakhir nonton film di bioskop itu masa-masa SMP dulu.
Saya menontonya seorang diri, di EMPIRE BIP di Bandung. Awalnya mau nonton di Jakarta, akan tetapi karena ada tugas menjaga rumah yang tidak mungkin saya tinggalkan, barulah kesampaian untuk menontonya di Bandung. Sambil mengerjakan beberapa keperluan yang lain di Gramedia, dan BEC.
Udahlah, sekarang langsung masuk ke review filmnya saja ya…
hmmp, menurut saya film ini sangat BAGUS. Menghibur sekaligus Inspiratif. Mengapa saya katakan menghibur ? saya sendiri, sebagai orang yang sebenarnya tidak terlalu suka menonton film, terpesona dengan plot yang ada. Ceritanya rancak dan mengalir, diselingi humor-humor yang cerdas. Penonton pun, benar-benar dibuat seakan sedang berada di Jogjakarta tahun 1920-an. Dengan budaya jawa yang feodal, dan pendudukan Belanda menjadi latar sejarahnya.
Terus, mengapa Inspiratif !? karena banyak sekali pesan-pesan dakwah yang ada di film tersebut. Walaupun kebanyakan pesan tersebut tampil dan mengemuka lewat perkataan sosok Ahmad Dahlan, namun hal itu sama sekali tidak mengurangi esensi dari pesan yang disampaikan.
berikut beberapa inspirasi yang saya dapatkan setelah menonton film tersebut :
1. Mencermati film “Sang Pencerah”, seakan membuka kembali budaya orang Jawa yang mau tidak mau harus saya akui, Feodal. Pengaruh agama Hindu yang mengenal kasta sangat terasa di budaya Jawa. Orang-orang tua maupun yang dituakan menjadi sangat dihormati atau bahkan ditakuti oleh anak-anaknya. Para kiyai, dan penguasa residen maupun sultan seakan dikultuskan oleh rakyat. Hal ini bisa dilihat dalam film tersebut, dimana setiap orang harus berlutut dan “menyembah” setiap ada kiyai yang lewat di depan mereka.
2. Dalam film “Sang Pencerah” KH Ahmad Dahlan memulai pengajiannya dengan sesuatu yang tidak biasa. Ia mempersilahkan murid-muridnya untuk memilih sendiri tema pengajian mereka hari itu. Dan ini sama sekali tidak biasa ! Disini KH Ahmad Dahlan mengajarkan pada kita, bahwa ketika kita berangkat mengaji, jangan bermental untuk disuapi, segalanya mesti dipersiapkan, pun itu hanya sebuah pertanyaan.(keknya metode ini bisa dicoba di mentoring dan liqo2 kita.. hehehe ^_^)
3. These are my favorite quote in this movie “Agama itu seperti musik, mengayomi, menyelimuti, memberi keindahan pada pengikutnya” and “setiap kita, punya keWAJIBan untuk selalu memberi yang terbaik untuk agama ini, untuk umat”
4. Belajar dari keluarga Ahmad Dahlan, bahwa kita harus selesai dulu dengan diri sendiri, dengan keluarga kita, baru kita bisa keluar untuk berdakwah kepada masyarakat. Selesai memimpin diri sendiri, baru bisa memimpin masyarakat.
terakhir, inilah hasil karya dari perjuangan itu setelah satu abad. Jumlah sekolah di bawah payung muhammadiyah berjumlah 7.307. Jumlah itu masih ditambah lagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) sebanyak 168. Jumlah Rumah Sakit/ Balai Pengobatan sebanyak 389 buah.Jumlah BPR/BT sebanyak 1.673. Jumlah Masjid sebanyak 6.118, sedang jumlah Musholla sebanyak 5.080 buah.
Jika jumlah sekolahnya saja sudah demikian banyak, pasti sudah tidak terhitung lagi berapa banyak anak bangsa ini yang terdidik akibat adanya muhammadiyah. Mungkin kita tidak akan pernah melihat masterpiece “laskar pelangi” jika tidak pernah ada perkumpulan bernama Muhammadiyah di bumi nusantara ini. Barakallah, buat seluruh warga muhammadiyah, terutama untuk pendirinya, KH Ahmad Dahlan. Sungguh, darimu kita semua bisa belajar banyak hal. tentang Islam, tentang Dakwah, dan berbuat yang terbaik di jalanNya.

Dikirim pada 19 Oktober 2010 di Renungan
01 Okt





Berbagi makna dalam rangkaian kata-kata..






Jika kata adalah sepotong hati, maka ilmu adalah cindera jiwa. Apa kita tidak ingin belajar dari ayahanda Ibrahim dan bunda Hajar tentang taqwa, sabar dan ikhlas dalam perjuangan. Teguhlah disaat yang lain rapuh. Bersabarlah karena setiap luka akan bermakna. Dan bergeraklah karena Allah, Rasul dan orang mukmin
Malam selalu merindukan pejuang-pejuang khalwat yang meneteskan air mata karena raja’, khauf, dan mahabbah. Jika Dia tebarkan cintanNya untuk setiap doa kita. Maka tiada pilihan selain berharap dan menangis. Qum!

Kemenangan itu adalah pilihan bukan keberuntungan/kebetulan semata. Kemenangan itu bukan (saja) hasil memuaskan tapi proses yang benar. Kemenangan adalah keniscayaan bagi kita

Rabb, alasan pergerakan kami adalah Engkau, alasan ukhuwah kami adalah ENgkau, alasan kami bersatu adalah Engkau.Maka peliharalah jama’ah ini dan keberkahan syura dengan kekuasaanMu

Kemenangan bukanlah banyaknya kursi yang diraih, bukan banayak suara yang diperoleh, tapi kemenangan sejati adalah kemenangan hati rakyat Indonesia (HNW)
Allah mensyukuri orang yang bersyukur pada-Nya dan orang yang beriman dalam hatinya, lalu Ia memberitahukan bahwa hamba itu akan mendapat pahala yang sangat banyak

Kunci kemualiaan adalah TAAT kepada Allah dan RasulNya. Kunci kemenangan dan keberuntungan adalah SABAR. Kunci keberhasilan adalah DO’A
Inti ilmu adalah kejelasannya dan buahnya keselamatan. Inti kebersihan diri adalah qana’ah dan buahnya adalah rasa lapang. Inti dari sabar adalah menahan diri dan buahnya adalah kemenangan. Inti amalan adalah kesesuaian dan buahnya adalah kesuksesan. Dan puncak kemuliaan segala sesuatu adalah kejujuran

Murid aristoteles; APa yang harus saya lakukan? saya tidak memiliki ketekunan untuk membaca. Dan tidak mempunyai kesabaran terhadap kelelahan dan kejenuhan belajar. Aristoteles; kalau demikian tidak ada jalan bagimu kelak, kecuali harus sabar menghadapi kesengsaraan dan kebodohan

Apabila seorang hamba selalu menyegerakan hak Allah atasnya, maka bagaimanalah Allah akan menunda memenuhi hak hamba itu

Jika anda ingin membiasakan sesuatu dalam hidup anda, maka latihlah dengan memaksakan sesuatu itu dalam diri anda secara rutin selama 30 hari

Amanah ibarat musuh, jangan dicari.Tapi jika ketemu jangan lari. Amanah ibarat kiriman orang tua, datang sebelum kita kehabisan. Amanah ibarat maut, datangnya tidak pernah menunggu kesiapan kita. Pun amanah sekecil titik-titik itu akan berhimpun menjadi garis-garis sketsa lukisan kemenangan
Biarlah Allah saja yang menyemangati kita. Sehingga tanpa sadar setiap peristiwa menjadi teguran atas kemalasan kita. Cukuplah Allah saja yang memelihara ketekunan kita, karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan. Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang bermakna, pribadi yang saat berbaur. Ia mampu menyemangati yang lain dan saat sendiri ia mampu menguatkan dirinya sendiri
Pada tiap mata laki-laki ada serigala. Pada setiap mata wanita terdapat sihir yang mampu membuat laki-laki menjadi serigala. Hai wanita jaga dirimu! Hai laki-laki jaga “serigala”mu
Kita tak sanggup selamanya terluka, tapi ingatlah setiap tetesan air mata itulah mahar kita menuju surga. Bia aditanya kenapa kesabaran itu pahit? Jawabannya karena surga itu manis.

Jika kita amencintai seseorang karena kebaikan dan prestasinya, itu bukan CINTA tapi KAGUM. Jika kita mencintai sesorang karena fisiknya, itu bukan CINTA tapi NAFSU,
Jika Kita mencintai seseorang karena dia pernah membantu kita, itu bukan CINTA tapi TERIMAKASIH
Jika kita mencintai sesorang karena Allah, itulah CINTA sesungguhnya

Senang dan sedih, berat atau ringan, indah atau buruk. Itu hanyalah sugesti relatif terhadap keluasan hati. Allah tidak akan memebani kita melebihi kemampuan kita, karena Ia lebih tahu dari diri kita
Kesuksesan adalah 90% kedisplinan, 10%bakat. Banyak beralasan adalah ciri kemalasan, banyak kata maaf adalah ciri kebodohan

Kebiasaan Rasulullah SAW ketika sedang jenuh dan lelah dalam berjuang adalah sholat 2 rakat(shalat sunah mutlak) atau tilawah
Selamatkanlah hatimu maka engkau akan menyelamatkan segalanya
Akar dari semua bentuk kesyirikan adalah cinta yang keliru. Sedangkan hakikat ibadah hamba kepada Allah tidak bisa diperoleh dalam kesyirikan cinta (Ibnu Qayyim)
Sesungguhnya mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah, mereka tidak akan mundur, dan perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungjawabannya (QS.33:15)

Kepuasan terletak dalam upaya bukan dalam pencapaian. Upaya penuh merupakan kemenangan penuh (Mahatma Gandhi)
Tidak ada hati yang menderita mengejar impian, karena setiap detik pengejaran adalah detik pertemuan dengan Tuhan dan keabadian (Paulo Coelho)

Jika anda ingin menjadi orang yang luar biasa, tidak akan bisa jika anda hidup seperti orang biasanya hidup. Terbaik dalam berusaha akan membuat anda menjadi yang terbaik. Berbedalah, maka kau akan dikenal

Para wali Allah jika menempuh perjalanan yang sulit mereka justru optimis. sedangkan jika mereka melewati perjalanan yang mudah mereka malah khawatir (Wahb bin munabbih)

Kemenangan adalah keberhasilan menghadapi tantangan. Tantangan adalah cara pandang kita terhadap sebuah peluang. Peluang adalah pemanfaatan kesempatan. Menyia-nyiakan kesempatan adalah menyia-nyiakan kemenangan
Dia mengetahui pandangan mata yang berkhianat dan apa yang disembunyikan oleh hati (QS.Al-Mu’min 19). Adalah fitrah memliki kecenderungan terhadap lawan jenis, tapi mengelolanya agar tidak menimbulkan fitnah dan pelanggaran adalah bukti cinta pada Allah. Sungguh berdusta orang yang mengaku cinta pad allah tapi tidak mmperhatikan larangannya. Mari tengok hati, apakah kita berdusta?
*dari berbagai sender.. oleh-oleh ‘bebersih’ HP


Dikirim pada 01 Oktober 2010 di Renungan
Awal « 1 2 3 » Akhir


connect with ABATASA